Inilah Cara Pengobatan Paru Interstitial

C:\Users\Sofi Arai\Pictures\paru-paru.jpg

Sumber: livescience.com

Organ tubuh yang bernama paru-paru  adalah bagian inti dari sistem pernapasan semua manusia. Maka jika ada kesalahan sedikit saja pada bagian pernapasan ini, maka terganggulah sistem kerja organ lainnya.  Lalu apa saja yang bisa menyebabkan paru-paru tidak berfungsi dengan baik?

Saat paru-paru luka pada bagian bawah dan sekitarnya, saat itu paru-paru mulai terganggu fungsinya. Terlebih luka ini adalah luka yang terus berkembang. Hal ini tak bisa dibiarkan karena akan menjadi sebuah penyakit yang menyebabkan kematian. Penyakit ini dinamakan paru interstitial.

Dilansir dari Hellosehat, luka yang ada pada bagian paru ini semakin lama akan semakin menjadikan paru tambah kaku, yang kemudian tidak berfungsi secara maksimal dalam menyalurkan oksigen melalui aliran darah. 

Lalu bagaimana cara pengobatan paru interstitial?

Sebelum melakukan pengobatan yang lebih mendalam terhadap penyakit ini, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja yang menjadi  gejala paru interstitial ini. Berikut gejala yang akan dirasakan oleh penderita paru interstitial:

  1. Napas akan terasa sesak, baik saat dalam istirahat maupun aktivitas.
  2. Batuk yang tidak berdahak, akan menyebabkan rasa sakit pada bagian dada.
  3. Sesak napas yang berkepanjangan, misal dalam waktu satu sampai dua bulan.

Gejala-gejala di atas ditimbulkan karena banyaknya polusi yang bersarang pada bagian paru, termasuk debu silika, debu batu bara dan jamur yang ada dalam bak air panas dalam ruangan.

Pengobatan Paru Interstitial.

Setelah Anda merasakan adanya tanda atau  gejala seperti di atas, maka langkah pertama adalah konsultasikan pada dokter yang ahli di bidang organ tersebut, kemudian dokter akan melakukan tes pencitraan pada paru-paru Anda. Berikut langkah pengobatannya:

  • Rontgen Dada.

Langkah ini adalah awal dari tindakan serius lainnya, dengan rontgen dada, dokter dapat mengidentifikasi ciri yang ada pada paru-paru. Jika seseorang terkena paru interstitial, maka hasil rontgen akan menunjukkan garis halus pada paru. 

  • Computed Tomography (CT Scan)

Melalui CT Scan ini, keadaan paru-paru akan tergambar secara utuh hingga sekitar paru sekalipun akan dapat terlihat dengan jelas. Dengan ini, akan mudah membantu dokter dalam mendiagnosis.

  • CT Scan Resolusi Tinggi.

Satu tingkat ketajaman gambar yang lebih jelas, sampai bagian sel paru akan tampak dan semakin memperjelas jika seseorang terkena paru interstitial.

  • Tes Fungsi Paru-Paru.

Pada tahap tes ini, pasien akan duduk di bilik plastik dan bernapas melalui pipa. Seseorang yang terserang paru interstitial, akan bermasalah saat mentransfer udara melalui aliran darah dari paru-paru.

  • Biopsi Paru-Paru.

Pada tahap ini yaitu diadakan pengambilan sampel dari paru-paru, saat didiagnosa paru interstitial, dokter akan menentukan tipe paru tersebut. 

Selain hal di atas, tindakan berikut ini juga biasanya akan dilakukan dalam pengobatan paru interstitial:

  1. Terapi Oksigen .

Terapi ini memang tidak dapat menghentikan kerusakan pada paru-paru, tapi dengan ini dapat membuat napas dan olahraga lebih mudah, mencegah dan mengurangi komplikasi, mengurangi tekanan darah pada jantung serta memperbaiki kesehatan dan tidur Anda.

  1. Operasi.

Tahap ini adalah tindakan terakhir saat pasien semakin parah dan tidak cocok atau tidak mengalami perubahan lebih baik saat menggunakan pengobatan lainnya.

Karena penyebab utama penyakit ini adalah debu yang menyumbat bagian paru dan akhirnya menyebabkan luka, maka alangkah baiknya Anda selalu memperhatikan lingkungan sekitar di tempat Anda beraktivitas. Selalu gunakan masker pelindung debu jika tempat Anda memungkinkan banyak polusi dan debu. 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*